resuming ( pertemuan ketiga )
FILSAFAT ILMU
A. Definisi.
Definisi dari filsafat ilmu menurut john losee ( dalam the liang gie 1999) menyebutkan bahwa :
1. Filsafat ilmu adalah menjawab bagaimana ilmu itu harus di lakukan
2. Filsafat ilmu sebagai dasar suatu patokan tingkat kedua ( second order criteriology ) dan di siplin tingkat dua ( second order discipline ). disiplin tingkat pertama berupa penjelasan deksripsi yang sifatnya eksplorasi tentang fakta , dan ini merupakan tugas ilmu.
Filsafat itu mencari tahu tentang ilmu yang sudah ada atau muncul, filsafat itu bagaikan mencari tahu tentang bangunan yang sudah di bangun atau jadi.
* Tingkat patokan ilmu, dan filsafat ilmu :
level 0 , disiplin( tidak ada) , substansi materinya fakta .
level 1 , disiplin (ilmu), substansi materinya penjelasan fakta
level 2 , disiplin (filsafat ilmu ) , substansi materinya analisis produser dan logika penjelasan ilmiah.
Jadi , filsafat ilmu it mengkritisi apa yang dari ilmu itu bagaikan dosen dan ilmu itu menjelaskan fakta seperti halnya dengan skripsi.
* Dan menurut :
a) Lewis white beck " filsafat iilmu itu membahas dan mengevaluasi metode-metoode pemikirian ilmiah serta mencoba menemukan dan pentingnya upaya ilmiah sebagai suatu keseluruhan.
b) Cornelius benjamin " cabang pengetahuan filsafat yang merupakan telaah sistematis mengenai ilmu khususnya metode , konsep-konsepnya dan prananggapan-prananggapannya, serta letaknya dalam kerangka umum cabang-cabang pengetahuan intelektual.
Intinya, filsafat itu ngepoin ilmu, mencari tahu , dan mengkritisi ilmu bukan mencari ilmu baru . kenapa ilmu harus di kritisi ? karena itu yang akan membuat ilmu semakin berkembang.
* Yang perlu di perhatikan terkait dengan apa itu filsafat ilmu adalah :
1) Suatu telaah kritis terhadap metode yang di gunakan oleh ilmu tertentu.
2) Upaya untuk mencari kejelasan mengenai dasar-dasar konsep mengenai ilmu dan upaya untuk membuka tabir dasar-dasar keempirisan, kerasionalan, dan ke pragmatisan.
3) Studi gabungan yang terdiri atas beberapa studi yang beraneka ragam macam yang di tunjukkan untuk menetapkan batas yang tegas mengenai ilmu tertentu.
Jadi, dalam mengkritisi sebuah harus menerima sesuatu yang baru meskipun itu tampak berbeda.
* Tujuan filsafat ilmu :
1) Mendalami unsur-unsur pokok ilmu, sehingga secara menyeluruh kita dapat memahami sumber, hakikat dan tujuan ilmu.
2) Memahami sejarah pertumbuhan, perkembangan, dan kemajuan ilmu berbagai bidang sehingga kita mendapatkan gambaran tentang proses ilmu
3) Menjadi pedoman para insan akademis di perguruan tinggi, terutam persoalan yang ilmiah dan yang non ilmiah.
Sebenarnya, dengan adanya filsafat itu lebih memudahkan untuk mendalami ilmu, jadi kita tidak berhenti di satu ilmu tetapi kita bisa mengembangkan ke lainnya. Dan ilmu itu tidak langsung ada , ilmu juga melalui proses.
B. Ruang lingkup filsafat ilmu.
a) Sifat pengetahuan ilmiah terkait dengan epistemologi yang secara umum menyelidiki syarat-syarat serta bentuk-bentuk pengetahuan manusia.
b) Cara-cara mengusahakan pengetahuan ilmiah erat hubungannya dengan logika dan metodologi dari lingkup ini sering di identikkan dengan metodologi.
Perbedaan metode dan metodologi sebagai berikut :
a) Metode adalah ekspresi cara berpikir atau suatu prosedur mengetahui sesuatu yang memiliki langkah-langkah sistematik.
b) Metodologi adalah pengkajian dalam mempelajari ilmu.
*Perbedaan antara filsafat-ilmu-filsafat ilmu.
Dari dasar pembeda :
-Subjek kajian
1) Filsafat : Tentang keberadaan epistemologis, metode moralitas dan estetika. jadi sifatnya umum dan bisa masuk banyak aspek.
2) Ilmu : fenomena alam yang bersifat antoposentris yaitu penilain yang berdasarkan sudut pandang manusia . Ilmu ini subjek terkaitnya yang berhubungan dengan manusia.
3) Filsafat ilmu : sejarah konsepnya proposisi, metode ilmiah fungsi , dan cara penyimpulan implikasi ilmu dan penerapannya.
-Dasar penalaran
1) Filsafat : reflektif mind, berangkat dari kegelisahan keingintahuan menuju perenungan yang kritis,analitik,skeptis dan akhirnya mencapai kebenaran.
2) Ilmu : Inqury mind , berangkat dari tidak percaya di lanjutkan penyelidikan secara induksi untuk mencari kebenaran.
3) Filsafat ilmu : membandingkan konsep" metode ilmiah melalui pemikiran filsafat.
-Hasil
1) Filsafat : pengetahuan ide yang mendasar , menyeluruh sehingga kebenarannya bersifat unirvesal
2) Ilmu : kebenaran (indrawi) bisa di buktikan melalui pengalaman indera dan kebenaran yang bersifat paragmatis
3) Filsafat ilmu : apakah sebuah ilmu sudah memenuhi persyaratan yang di sebut ilmu.
-Metode
1) Filsafat : analitik dan sistesis melalui media perenungan yang koheren dan korespondesi
2) Ilmu : metode kuantitatif dan kualitatif.
3) FIlsafat : mempertanyakan kebenaran ilmu dengan asumsi pembenaran.
-Logika
1) Filsafat : lebih menggunakan logika : deduktif rasional
2) Ilmu : lebih mengunakan logika induktif dan empirik
3) Filsafat ilmu : paduan logika deduktif , induktif , verifikatif , falsafikasi dan paragmatis.
Jadi, untuk filsafat ilmu semua di pakai karena sifatnya mencounter atau menyerang atau mengkritisi aspek keilmuan.
C.Substansi filsafat ilmu
1) Fakta atau kenyataan :
a) Potivistik
b) Fenomenologik
c) Rasionalistik
d) Realisme- metasifik.
e) Paragmatisme
2) Kebenaran
a) Koherensi
b) Korespondesi
c) Performatif
d) Pramagtik.
3) Konfirmasi
4) Logika inferensi
Jadi, filsafat itu mengkritisi bangunan ilmu yang sudah jadi. bukan mengkritisi fakta lapangan.
Komentar
Posting Komentar