Pertemuan ke enam (meresume)

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DI DUNIA ISLAM


A. Perkembangan Ilmu Pengetahuan pada Masa Rasulullah SAW 

     Pada masa Rasulullah, ilmu pengetahuan lebih banyak berkembang di bidang ilmu-ilmu pokok tentang agama (ushuluddin), dan ilmu akhlak (moral). Akan tetapi ilmu – ilmu lainnya tetap berkembang walaupun tidak sepesat ilmu agama dan akhlak. dan terdapat pengkajian ilmu yang lebih sistematis, diantaranya dasar-dasar ilmu tafsir yang dikembangkan oleh para sahabat Rasulullah.pada waktu sebelum Islam diturunkan, bangsa Arab dikenal dengan sebutan kaum jahiliyah. Hal ini disebabkan karena bangsa Arab sedikit sekali mengenal ilmu pengetahuan dan kepandaian yang lain. Keistimewaan mereka hanyalah ketinggian dalam bidang syairsyair jahili yang disebarkan secara hafalan (Bernard Lewis, 1 996: 25 dalam Muh. Asroruddin A. J (2009)). 

    Perhatian Rasul sangat besar,Rasulullah SAW memberi contoh revolusioner bagaimana seharusnya mengembangkan ilmu. Diantara gerakan yang dilakukan Rasulullah SAW adalah dengan menggiatkan budaya membaca, yang merupakan pencanangan dan pemberantasan buta huruf,Membaca merupakan pintu bagi pengembangan ilmu.Rasulullah SAW juga memerintahkan kepada para sahabatnya untuk menghafal ayat-ayat al-Qur’an. Dengan bimbingan Nabi Muhammad SAW ini, telah mendorong semangat belajar membaca, menulis dan menghafal sehingga umat Islam menjadi umat yang memasyarakatkan kepandaian tulis-baca.

B. Perkembangan Ilmu Pengetahuan pada Masa Khulafaurrrasyidin  

    Masa ini sering disebut dengan masa klasik awal (650 – 690 M).Pada masa klasik awal ini,merupakan peletakan dasar-dasar peradaban Islam yang berjalan selama 40 tahun.Pada masa ini, perkembangan ilmu pengetahuan terpusat pada usaha untuk memahami Al-Qur’an dan Hadits Nabi, untuk memperdalam pengajaran akidah, akhlak, ibadah, mu’amalah dan kisah-kisah dalam AlQur’an. Dan pada masa ini telah ditanamkan budaya tulis dan baca. Orang pandai dari para sahabat rasul, diantaranya Umar bin Khatab yang mempunyai keahlian dibidang hukum dan jenius pada ilmu pemerintahan, Ali bin Abi Thalib yang mempunyai keahlian dibidang hukum dan tafsir.

   Banyak ahl-ahli tafsir yang terkenal pada masa itu ,diantaranya dari ke empat khalifah (Abubakar As-siddik, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, Ali bin Abu Talib), Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Ubay IbnuKa’ab, Zaid Ibnu Tsabit, Abu Musa Al-’Asy’ari dan Abdullah bin Zubair.

C. Perkembangan Ilmu Pengetahuan Masa Bani Umayyah.

     Bani Umayyah atau Kekhalifahan Umayyah, adalah kekhalifahan Islam pertama setelah masa Khulafaur Rasyidin yang memerintah dari 661 sampai 750 diJazirah Arab dan sekitarnya; serta dari 756 sampai 1031 diKordoba ,Spanyol. Nama dinasti ini diambil dari nama tokoh Umayyah bin ‘Abd asy-Syams, kakek buyut dari khalifah pertama Bani Umayyah, yaitu Muawiyah I. Dan masa kekuasaanya selama 90 tahun. 
   
    Ilmu yang berkembang di zaman Bani Umayyah adalah ilmu syari’ah, ilmu lisaniyah, dan ilmu tarikh. Selain itu berkembang pula ilmu qiraat, ilmu tafsir, ilmu hadis, ilmu nahwu, ilmu
bumi, dan ilmu-ilmu yang disalin dari bahasa asing.
Kota yang menjadi pusat kajian ilmu pengetahuan ini antra lain Damaskus, Kuffah, Makkah, Madinah, Mesir, Cordova, Granada, dan lainlain, dengan masjid sebagai pusat pengajarannya, selain Madinah atau lembaga pendidikan yang ada. 
   
 Ilmu pengetahuan yang berkembang di zaman Daulah zaman Bani Umayyah dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Al Ulumus Syari’ah, yaitu ilmu-ilmu Agama Islam, seperti Fiqih, tafsir Al-Qur’an dan sebagainya.
b. Al Ulumul Lisaniyah, yaitu ilmu-ilmu yang perlu untuk memastikan bacaan Al Qur’an, menafsirkan dan memahaminya.
c. Tarikh, yang meliputi tarikh kaum muslimin dan segala perjuangannya, riwayat hidup pemimpin-pemimpin mereka, serta tarikh umum, yaitu tarikh bangsa-bangsa lain.
 Dll

D. Perkembangan Ilmu Pengetahuan pada Masa Bani Abbasiyah.
     
     Dinasti Abbasiyah merupakan salah satu dinasti Islam yang sangat peduli dalam upaya pengembangan ilmu . Upaya ini mendapat tanggapan yang sangat baik dari para ilmuwan  Diantara fasilitas yang diberikan adalah pembangunan pusat-pusat riset dan terjemah seperti baitul hikmah, majelis munadzarah, dan pusat-pusat study lainnya.
      
    Bidang-bidang ilmu pengetahuan umum yang berkembang antara lain:
1 . Filsafat
     Proses penerjemahan yang dilakukan umat Islam pada masa dinasti bani abbasiyah mengalami       kemajuan cukup besar.
  Diantara tokoh yang member andil dalam perkembangan ilmu dan filsafat Islam adalah: Al-Kindi, Abu Nasr al-Faraby, Ibnu Sina, Ibnu Bajjah, Ibnu Thufail, al-Ghazali dan Ibnu Rusyd. 

 2. Ilmu Kalam
     Menurut A. Hasimy lahirnya ilmu kalam karena dua factor: pertama, untuk membela Islam dengan bersenjatakan filsafat. Kedua,karena semua masalah termasuk masalah agama telah berkisar dari
pola rasa kepada pola akal dan ilmu.
Tokoh-tokoh ilmu kalam yang terkenal diantaranya : wasil bin Atha’, Baqilani, Asy’ary, Ghazali, Sajastani dan lain-lain.

3. Ilmu Kedokteran
    Ilmu kedokteran merupakan salah satu ilmu yang mengalami perkembangan yang sangat pesat pada masa Bani Abbasiyah pada masa itu telan didirikan apotek pertama di dunia, dan juga telah
didirikan sekolah farmasi.
Tokoh-tokoh Islam yang terkenal dalam dunia kedokteran antara lain Ar-Razi dan Ibnu Sina.
 Dll

   Selain ilmu pengetahuan umum dinasti abbasiyah juga memperhatikan pengembangan ilmu pengetahuan keagamaan antara lain: 

 1 . Ilmu Hadis
      Diantara tokoh yang terkenal di bidang ini adalah imam bukhari,hasil karyanya yaitu kitab al-Jami’ al-Shahih al-Bukhari. Imam muslim hasil karyanya yaitukitab al-Jami’ al-shahih al-muslim, ibnu majjah,abu daud, at-tirmidzi dan al-nasa’i 

2.   Ilmu Tasawuf
Kecenderungan pemikiran yang bersifat filosofi menimbulkan gejolak pemikiran diantara umat islam, sehingga banyak diantara 
para pemikir muslim mencoba mencari bentuk gerakan lain seperti tasawuf. Tokoh sufi yang terkenal yaitu Imam al-Ghazali diantara karyanya dalam ilmu tasawuf adalah ihya ulum al-din.






 


  
 


 

 

 

Komentar