Bismillahirrahmanirrahim...
Sebagian dari kita pastinya sudah tidak asing dengan PAI ya kan ? benar sekali, PAI merupakan Pendidikan Agama Islam. Di dalam kehidupan kita sehari-hari secara tidak sadar nilai-nilai Pendidikan Agama Islam sudah kita jalankan seperti ibadah shalat, membaca Al-Quran, dan masih banyak lagi. Tapi teman-teman tahu nggak sih apa itu Pendidikan Agama Islam baik dari pengertian, tujuan atau ruang lingkupnya ? kalau belum tahu yuk simak bacaan di bawah ini !
Pengertian Pendidikan Agama Islam secara bahasa dan para ahli
Pengertian secara bahasa : Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kata "Pendidikan" berasal dari kata "didik" yang berarti memelihara dan memberi latihan (ajaran). Sehingga pendidikan seringkali dikaitkan dengan berbagai ilmu manapun dengan tujuan agar dapat melangsungkan nilai yang ada di dalamnya. Sedangkan Islam diambil dari kata bahasa arab yang memiliki damai, selamat, dan lain-lain. Sehingga jika kita kaitkan, Pendidikan agama Islam memiliki makna ajaran atau nilai yang di dalamnya terdapat keselamatan maupun kedamaian yang sesuai dengan pedoman yakni Al-Qu'an dan Hadist.
Pengertian secara ahli :
1. Menurut Imam Al-Ghazali,Pendidikan Agama Islam merupakan ajaran yang berupaya untuk membentuk insan kamil (manusia paripurna), sehingga Imam Al-Ghazali menegaskan bahwa untuk mencapai sebuah pendidikan tersebut maka kita harus berusaha untuk mencari dan mengamalkannya sebagai bentuk mendekatkan kepada Allah SWT yang akhirnya menjadi puncak kebahagiaan (sa'adah) baik di dunia maupun di akhirat.
2. Menurut Prof Zakiah Drajat, Pendidikan Agama Islam merupakan sarana membentuk manusia muslim yang tidak hanya berhenti pada ranah teoritis tetapi juga pada praktis. Hal ini dilakukan agar seseorang dapat menerapkan ilmu yang sudah didapatkannya agar bermanfaat terutama bagi dirinya sendiri. Oleh karena itu, Iman adalah sesuatu yang abstrak, sedangkan
akhlak merupakan indikasi keimanan berbentuk perilaku yang dikerjakan secara sadar dan hanya
untuk Tuhan.
3. Menurut Prof Abudin Nata, Pendidikan Agama Islam merupakan ajaran yang membangun sumber daya manusia berkarakter (berakhlakul karimah) dan berintegritas yang diberikan sejak dini, mulai dari usia anak-anak, remaja,
bahkan sampai tumbuh dewasa. Sehingga, setiap langkah dan proses perjalanan hidup manusia hingga datangnya kematian hakikatnya
adalah belajar, baik yang di dapatkan secara langsung maupun secara tidak langsung.
Tujuan Pendidikan Agama Islam
Agar Pendidikan Agama Islam dapat mencapai sebuah keberhasilan, diperlukan tujuan-tujuan yang membangun cikal bakal logika dan kepribadian seseorang muslim yang baik dan bermanfaat. Adapun tujuan-tujuan tersebut yakni :
1. Mengembangkan potensi peserta didik, sehingga moral dan intelektual mereka berkembang sehingga
menemukan kebenaran sejati.
2. Menghilangkan akhlak buruk dan menanamkan akhlak yang baik.
3. Memberikan pengetahuan serta membentuk sikap, kepribadian
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, juga
keterampilan dan kemampuan peserta didik dalam menyikapi nilai-nilai agama,
serta untuk mempersiapkan peserta didik menjadi manusia yang dapat
menjalankan dan mengamalkan ajaran agamanya.
4. Menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati hingga
mengimani, bertakwa, dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran agama Islam
dari sumber utamanya kitab suci al-Quran dan Hadits.
5.Terwujudnya penyadaran
fungsi manusia sebagai hamba, khalifah Allah, pewaris para nabi, dan memberikan
bekal yang memadai untuk menjalankan fungsi tersebut.
Ruang Lingkup Pendidikan Agama Islam
Dalam ruang lingkup Pendidikan Agama Islam yang secara kita ketahui dibagi menjadi akidah, fiqih, akhlak, Ibadah, dan Muamalah . Akan tetapi pada menurut nilam dkk, ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi berbagai aspek penting yang saling terkait. Beberapa unsur utama dalam PAI adalah:
1. Akidah: Berkaitan erat dengan ajaran pokok dalam Islam yang mencakup keyakinan kepada Allah SWT, para malaikat, kitab-kitab-Nya, para nabi, hari pembalasan, dan ketetapan takdir. Pembelajaran akidah difokuskan pada pembentukan iman agar memiliki pondasi yang kokoh sebagai muslim.
2. Ibadah: Segala bentuk praktik ibadah baik wajib maupun sunnah seperti salat, puasa, zakat, dan haji termasuk didalamnya. Pendidikan ibadah berperan dalam mengajarkan prosedur pelaksanaannya serta mengetahui sebab atau akibat dalam kesehariannya.
3.Akhlak: Pendidikan ini menitikberatkan pada nilai moral dan etika dalam hubungan sosial, termasuk kasih sayang, kejujuran, dan kesantunan. Akhlak menjadi pedoman dalam membentuk pribadi yang bermartabat.
4.Sejarah Islam: Pengetahuan tentang perkembangan sejarah Islam dan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW penting agar peserta didik memiliki wawasan historis dan dapat mengambil ibrah (mengambil pelajaran dari kehidupan) dalam menjalankan ajaran agama Islam.
5.Syariat: Merupakan sistem hukum Islam yang mengatur berbagai aspek kehidupan. Pembelajaran ini memberikan pemahaman terhadap aturan-aturan Islam dalam interaksi pribadi maupun sosial.
6.Tafsir dan Hadis: Studi mengenai ayat-ayat Al-Qur'an serta hadis nabi yang memperdalam pemahaman nilai-nilai Islam secara menyeluruh.
Kesimpulan dari artikel ini, Pendidikan Agama Islam merupakan ajaran yang didalamnya terdapat keselamatan dan kedamaian bagi siapapun yang mempelajarinya. Dengan mempelajarinya juga dapat mengetahui hal-hal tentang keimanan, akhlak, Al- Qur'an serta penerapan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga untuk mencapai sebuah tujuan dalam Pendidikan Agama Islam kita membutuhkan persiapan baik dari segi pembelajaran yang diberikan sejak usia dini.
Referensi
Komentar
Posting Komentar